STIP Jakarta

Friday, 24 February 2017 21:56

Berita Utama

Pengumuman Hasil Kesehatan Diklat Program Pemberdayaan Masyarakat Gelombang II Tahun 2017

There are no translations available.

Add a comment
 

Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara STIP dan CAAIP

There are no translations available.

Hari ini (22/2), telah dilakukan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara STIP dan CAAIP. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pejabat strktural/fungsional STIP dan Pengurus CAAIP periode 2015-2020.

Tujuan Mou ini untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dunia industri bidang  kemaritiman. MoU ini menjadi dasar kerjasama antara STIP dan CAAIP sebagai mitra kerja di bidang pendidikan, penelitian, juga pengabdian kepada masyarat. Nota Kesepahaman (MoU) antara STIP dan CAAIP sudah ditanda tangani oleh Capt.Marihot Simanjuntak,MM selaku Plt. Ketua STIP dan Capt. Iman Satria Utama selaku ketua umum CAAIP dengan lingkup kegiatan yang teruang dalam MoU meliputi secara bersama sama berperan aktif dalam pengembangan pendidikan, memberikan bantuan  sumber daya manusia untuk meningkatkan kapasitas pengajar, memberikan bantuan berupa konsultasi  terkait kemajuan teknologi dan peraturan transportasi laut, secara bersama sama atau sendiri  mempromosikan STIP kepada para stakeholder, memberikan bantuan promosi penempatan taruna praktek laut dan praktek darat, secara bersama sama berperan aktif dalam pengembangan penelitian dibidang transportasi laut, secara bersama sama berperan aktif dalam  pengembangan bantuan pendidikan dan bantuan sosial dibidang transportasi laut kepada masyarakat, memberikan daftar nama lulusan STIP kepada CAAIP, memberikan bantuan dalam rangka penyerapan tenaga kerja bagi para lulusan STIP

Add a comment
 

The Opening Ceremony of Community Empowerment Training in STIP 2017

(21/02) Today, it had been conducted the Opening ceremony of Community Empowerment Training of STIP at 09.00 in Auditorium. This training is participated by 124 participants, 4 of them are female participants. This training is one of the Tri Dharma Perguruan Tinggi implementation, the community service.

The training given are Basic Safety Training, Advanced Fire Fighting, Security Awareness Training, Rating (deck and engine), and seaman book. The training lasted for 45 days. In the beginning of the training, all participants were given the discipline and drill commands training by instructors of STIP.

Deputy II Heru Widada, MM (as the representatives of STIP Principal) in his speech mentioned that this training is one of STIP dedications to the community, as stated in Tri Dharma perguruan Tinggi. It is also one of STIP’s participations in supporting the vocation program for the society from Ministry of Transport. By  this Seafarer Proficiency Training, the participants will get more opportunity in having career of shipping industry. This training will be opened during 2017 by the quota of 4000 participants with the specific requirements, one of them are medical test.

Add a comment
 

Announcement: The Participants of CSR Program Batch 1

 

Add a comment
 

STIP JAKARTA RESMI MENJADI LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI PERTAMA KEMENHUB

There are no translations available.

          JAKARTA - Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta menerima lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP P1) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Jakarta pada kamis (16/2).
          Lisensi tersebut diserahkan oleh Ketua BNSP, Ir. Sumarna F. Abdurahman, M.Sc., kepada Kepala BPSDMP, Dr. Wahju Satrio Utomo, yang selanjutnya diserahkan kepada Plt. Ketua STIP Jakarta, Capt. Marihot Simanjuntak yang disaksikan oleh Deputi Kemiskinan, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Rahma Iryanti, dan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan UMKM Kemenko Perekonomian, Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin,MEM.
 
Hal ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara BPSDMP dan BNSP yang ditandatangani pada 28 November 2016 lalu. MoU tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan serta Lembaga Sertifikasi Profesi Kementerian Perhubungan.
          Tommy, sapaan akrab Kepala BPSDMP, menyatakan bahwa penyerahan lisensi ini merupakan pertama kalinya di BPSDMP, "ini merupakan sejarah bagi kita, pertama kalinya lembaga diklat kita berhasil menerima lisensi LSP ini," ujar Tommy.
Tidak hanya itu, Tommy, juga menyampaikan bahwa nantinya semua Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan BPSDMP juga akan menjadi LSP. "Saya juga meminta sekolah lain agar ikut menjadi LSP, jadi nanti ada total 26 sekolah di BPSDMP yang akan menjadi LSP," ungkapnya.
Tommy juga menambahkan bahwa hal ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan perintah Menteri Perhubungan, tentang peningkatan pelayanan diklat," ini sejalan dengan arahan Menhub, Bapak Budi Karya Sumadi, dimana kita diminta untuk peningkatan tata kelola diklat serta kualitas lulusan," tambahnya.
          Ketua BNSP, Ir. Sumarna F. Abdurahman, M.Sc., menyampaikan dukungannya atas keinginan BPSDMP membentuk LSP di setiap sekolah transportasi, "dengan target diklat transportasi Kementerian Perhubungan 1 juta pada 2017-2018, maka sertifikasi yang dilakukan nanti sangat luar biasa," ungkapnya.
          Deputi Kemiskinan, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Rahma Iryanti, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini, "Kami menyampaikan apresiasi atas pemberian lisensi ini, ini merupakan suatu bukti adanya kebutuhan organisasi, dan STIP sudah memiliki dasar hukum untuk sertifikasi kompetensi," ungkapnya.
Iryanti juga berharap agar pemberian lisensi LSP dapat mendukung rencana nasional, "mudah-mudahan ini dapat mendukung pencapaian rencana nasional," tambahnya.
          Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan UMKM Kemenko Perekonomian, Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin,MEM., yang juga menyaksikan kegiatan tersebut menyampaikan bahwa hal ini sejalan dengan fokus pemerintah saat ini, dimana tujuan dari peningkatan vokasi adalah terwujudnya lulusan yang memenuhi standar kompetensi yang tersertifikasi profesinya, "tidak hanya Kementerian/Lembaga, tapi industri juga kita dorong untuk membentuk suatu standar kompetensi, sehingga sertifikasi profesi dapat berjalan," ungkapnya.
 
          LSP P1-STIP adalah lembaga sertifikasi yang melakukan uji kompetensi kepada peserta didik STIP di bidang angkutan laut dan kepelabuhanan. Nantinya lulusan uji kompetensi P1 akan diserap oleh pasar kerja nasional dan internasional.
          Dalam melaksanakan sertifikasi, LSP P1-STIP didukung berbagai asosiasi profesi di bidang angkutan laut dan kepelabuhanan, juga perusahaan-perusahaan bidang angkutan laut dan kepelabuhanan, seperti INSS, APBMI, asosiasi perusahaan bongkar muat Indonesia, INNI ikatan nakhoda niaga Indonesia, gapeksi gabungan pengusaha expedisi Indonesia, PT. pelabuhan Tanjung Priok, JICT, dan TPK Koja.
 
 
Add a comment
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
Page 1 of 63

Contact Us

Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, Jakarta

Jl. Marunda Makmur Cilincing, Jakarta Utara 14150, Indonesia
Phone : (62-21) 8899.1618 (Hunting) | Fax : (62-21) 4483.4345

HP : 082299888151

E-mail

Admin:
webmaster@stipjakarta.ac.id

Humas :

humas@stipjakarta.ac.id


Diklat Pelaut:
div_pu@stipjakarta.ac.id

Kerja Sama Praktek Laut dan Praktek Darat:
ks-pkn@stipjakarta.ac.id



imo

 


Web Analytics